Showing posts with label Materi Nulis. Show all posts

5 Tips Menulis Cerpen Untuk Media Online


foto by Google



Akhir-akhir ini dunia menulis semakin banyak diminati apalagi oleh para remaja. Menuangkan perasaan ke dalam tulisan memang terkadang meredakan sekaligus melegakan. Kabar baik selain itu, bagi yang sedang senang-senangnya menulis karya fiksi dalam bentuk cerpen, ada banyak media yang siap menampung karya-karya kita tersebut, tentunya dengan timbal balik yang cukup membahagiakan alias ada honor yang lumayan.

Cerpen-cerpen di media online sekarang tak kalah menarik dengan cerpen-cerpen yang ada di koran-koran lokal. Penerimaan naskah cerpen di media online juga memiliki penyeleksian yang ketat, lebih ketat dari singlet mas-mas nge-gym. Dan tak sembarang bisa diterima.

Nah, kali ini temannulis.com ingin berbagi tips menulis cerpen untuk media online. Bagaimana, ya?

1. Tentukan Tema

Pokok cerita yang sedang tren seringkali lebih mendapat perhatian di media online. Jadi, usahakan dalam menulis cerpen adalah mengenai topik permasalahan yang banyak dibicarakan akhir-akhir ini. Tetapi, menentukan tema seperti itu bukanlah keharusan.

2. Tentukan Judul

Judul sangat penting, apalagi untuk media online. Karena, hal pertama yang membuat orang tertarik membaca cerpen kita adalah judul. Dalam menentukan judul, sebaiknya jangan yang memberitahukan atau menunjukkan jelas isi cerita. Seperti misalnya; Hatiku yang terluka lagi. Buatlah judul yang membuat pembaca penasaran. Seperti misalnya; Penghulu Gay. Dari dua judul tersebut mana yang lebih menarik untuk dibaca?

3. Paragraf pertama

Dalam menulis cerpen, paragraf pertama ini juga sangat penting. Ini awal mula pembaca tetap lanjut membaca atau berhenti. Dalam menulis paragraf, sebaiknya cukup 2 sampai 4 baris saja. Karena jika lebih dari itu, dikhawatirkan pembaca bakal merasa bosan. Atau baru melihat paragraf yang terlalu panjang saja sudah merasa malas.

4. Mengenai Panjang Cerpen

Nah, kalau bagian ini tergantung media online mana yang ingin kamu bidik. Biasanya tiap media online yang menerima cerpen memiliki syarat dan ketentuan masing-masing. Nah, tinggal dari kitalah yang mesti mengikuti syarat tersebut.

5. Kirim

Jika cerpen sudah dirasa cukup, tak perlu ragu-ragu lagi; kirim! Soal diterima atau tidaknya, tak perlu dipusingkan.

Oh, ya. Ada banyak media online yang menerima naskah cerpen, seperti kompasiana, cerpenmu dan lain-lain. Tapi, salah satu media yang kami tahu memiliki honor sebagai bentuk apresiasi jika cerpen kita dimuat di web-nya adalah basabasi(dot)com. Mengenai perihal syarat dan ketentuan mengirimnya, silakan cek web tersebut.

Kami kira itu saja yang bisa kami bagi mengenai tips menulis cerpen untuk media online. Jika ada tambahan, silakan tulis di kolom komentar. Terima kasih.

Penulis; kru temannulis.com

Ingin Belajar Menulis Artikel? Ini Cara Sederhananya.

foto by Google


Ada bagian di mana nggak semua bisa selesai dengan mengatakan atau mengucapkan. Kadang, ada waktu di mana segala perasaan hanya reda kalau sudah dituliskan. Kali ini kami bakal sharing mengenai dunia menulis dalam aspek lebih menyempit, yaitu menulis artikel.

Menulis artikel begitu penting kalau kamu memiliki sebuah website untuk berbagi informasi. Dengan menulis artikel juga, pikiran-pikiran yang menggumpal di otak bisa dipindah ke dalam tulisan.

Nah, bagi kamu yang masih asing dan kaku untuk menggerakkan tangan dalam menulis artikel, berikut ada sedikit cara sederhana menulis artikel bagi pemula;

1. Tentukan tema tulisan

Tema adalah ide pokok tulisan. Tema inilah asal muasal pembahasan apa yang ingin kita tuliskan. Dalam memilih tema, sebaiknya nggak perlu yang rumit. Maksudnya, tema yang ingin kita bahas adalah yang paling kita pahami.

2. Kumpulkan data dan fakta mengenai tema yang kita pilih

Setelah memilih satu tema yang ingin kita bahas, ada baiknya kita kumpulkan referensi-referensi mengenai tema itu untuk mendukung tulisan kita nantinya. Data dan fakta itu amat penting agar tulisan kita lebih bernutrisi, bisa dipercaya dan diterima dengan baik. Referensi bisa dicari dengan browsing di google, mengamati, atau bertanya langsung ke narasumber yang benar-benar tahu.

3. Menulis sekarang!

Saat kedua hal di atas sudah siap, yang mesti kita lakukan tentu saja menulis sekarang. Sekarang dalm definisi nggak perlu ditunda lagi.

Nah, pada bagian menulis ini, biasanya untuk penulis pemula bakal menjumpai hal-hal seperti agak kaku menggerakkan tangan, bingung kata-kata apa yang ingin dituliskan di awal atau sudah dipertengahan tapi mandek dan lain-lain.

Ada sedikit tips dan hal-hal yang mesti kita perhatikan ketika memulai menulis, ialah;
- Menulislah seperti kita berbicara. Maksudnya, gaya bahasa tulisan sama seperti kita berbicara. Selo atau santai dan nggak memikirkan kata-kata indah yang mengangkasa.

- Jangan mengedit selagi menulis. Maksudnya, saat menulis yang kita lakukan adalah menulis saja. Jangan menghapus tulisan yang sudah kita tulis sebelumnya dan menggantinya dengan kalimat yang lebih tepat. Menulis dan mengedit itu dilakukan pada waktu yang berbeda.

- Menulis dengan hati. Maksudnya, menulislah dengan rasa dalam diri agar yang membaca pun merasakan ada rasa dalam tulisan yang kita tulis.

- Mengakrabi dunia menulis. Wajar kalau baru sekali menulis kita merasa amat kaku. Tetapi, kalau kita membiasakan menulis, semuanya akan mudah dengan sendirinya. Karena menulis bukan bakat, menulis adalah latihan mengasah bakat.

Yap. Itulah cara sederhana menulis artikel bagi pemula yang bisa kami bagikan. Mudah-mudahan bisa membantu. Terima kasih sudah mampir dan baca. Selamat menulis!

Ohya. Menurut kamu bagian mana yang membuatmu sulit menulis artikel?

Cara Mudah Membuat Novel ala Devi Eka, Penulis Buku Aku Menunggumu.



Malam minggu kemarin, saya mendadak ingin mewawancarai salah satu penulis yang sudah menerbitkan 3 novel romance dan cukup tenar. Sekarang ia sedang menggarap novel ke empat.

Mungkin lebih tepatnya ini bukan wawancara, ya. Karena saya sama sekali enggak nyiapin pertanyaan-pertanyaan seperti Mba Najwa Shihab di Mata Najwa itu. Yang saya siapin cuma bekal untuk akhirat kelak. Sengaja saya enggak nyiapin itu karena males menurut saya, obrolan ini bakal mengalir dan enggak tertebak aja. Seperti daun kering yang diterbangkan angin. Enggak ada yang tahu pasti bakal jatuh di tanah yang mana.

Oh, ya. Narasumber yang saya pilih adalah mba-mba kece asal Purworejo. Yap. Namanya, Devi Eka. Entah kenapa, malam minggu saya kali ini jadi berasa seperti reporter Lejel TV. HEHE.

Pembahasannya seperti judul; cara mudah menulis novel ala Mba Devi Eka, penulis buku Aku Menunggumu, Morning Gloria dan The Love is Not Blue. Tanpa saya duga sebelumnya, obrolan ini jadi amat menarik dan seru.

Jadi, buat kamu yang pernah punya rasa kesal dengan jawaban dari pertanyaan “Bagaimana menulis novel? Ya, menulis,” pembahasan ini bakal mengobati kekesalan itu.

Silakan menyimak dan masuk ke dalam obrolan kami.

Kenapa Mba Devi Eka kalo diam enggak berbicara?

Aku diam bukan berarti gak bicara kok. Aku bicara dari hati ke hati.

Pertanyaan macam apa ini…

Oke. Serius, ya.

Apa sih yang Mba Devi Eka persiapkan sebelum menulis novel?

Sebelum mulai menulis novel, hal yang biasa aku lakukan buat kopi dulu. Biar pikiran lebih encer. Nah, baru setelahnya siapin pulpen dan buku. Ya, aku menulis di buku terlebih dulu untuk membuat outline atau kerangka cerita (kalau bahan-bahannya sudah siap). Biasanya lebih suka duduk di atas kasur dengan bantal sebagai sandaran kepala. Mau bersandar di bahu diri sendiri pegel.

Apa saja yang ditulis dalam outline?

Karakter tiap tokoh.

Mulai dari kebiasaan, sifat, kelebihan, kekurangan? Gitu, ya?

Ya. Juga dengan model rambut atau gaya berpakaian tokoh. Sampai dia seolah hidup. Biar lebih mudah, perlu adanya tokoh asli. Entah itu artis, anime, atau orang di sekitar kita. Supaya bila suatu hari kita lupa karakter tokoh-tokoh cerita kita ini, bisa dilihat lagi ciri-cirinya.

Dalam outline juga yang ditulis pokok-pokok cerita tiap bab. Dari Bab awal sampai akhir. Usahakan cerita yang akan ditulis jangan melenceng dari outline yang udah dirancang.

Jangan selingkuh dari outline! Karena bisa-bisa cerita gak kelar-kelar. Sebelum nulis outline, siapin dulu bahan-bahannya.

Kalo selingkuh dari pacar? Langsung kelar, ya mba?

Bahan-bahan dalam menulis novel itu…

1.      Tema dan Premis

Seperti yang kita tahu, tema itu ide pokok cerita, sedangkan premis adalah ide cerita yang lebih menyempit. Misal, tema; cinta diam-diam. Premis, cinta diam-diam antara si bisu dan si tuli.

Tapi, pertanyaannya; bagaimana memilih atau menentukan tema, premis untuk calon novel kita?

Jangan cari tema yang jarang ditulis orang. Karena kuyakin enggak ada tema yang bener-bener fresh atau yang baru. Maksudku, sederhana saja; cari tema yang familiar tapi poles dengan ceritamu yang unik.

Kalau premis, bisa didapet dari menggabungkan dua hal yang berbeda dan gak berkaitan sama sekali. Contohnya; Korea dan Kuda Lumping. Itu kan dua hal yg berbeda, tapi bisa diolah dalam satu cerita. Maka tercipta keunikan itu.

Trik gabungin dua hal berbeda jadi satu ini yang buat beda dan unik atau khas tiap-tiap novel? Begitukah, mba?

Ya. Itu salah satu cara membuat novel kita beda dari yang lain. Bisa juga menjadikan itu ciri khas penulis. Tapi, gak semua penulis memakai cara itu. Bisa dengan penulis menuliskan ceritanya     menggunakan gaya bahasa yang beda dari penulis lain. Misal dengan sedikit berpuisi atau dengan     menggunakan alur campuran. Bisa juga dengan menggunakan subyek yang jarang ditulis orang; cinta segitiga antar kucing, misal.

2.      Alur

Jika ada yang belum tahu, alur adalah peristiwa-peristiwa yang membentuk jalan cerita. Secara garis besar ada tiga macam alur. Alur maju, alur mundur, alur maju mundur cantik-cantik.

Gimana, sih, menata alur cerita biar menarik dan bikin penasaran pembaca? Atau sekaligus penulis juga? Hehe.

Hehe. Menurutku alur yang bagus dalam novel itu adalah alur campuran. Jadi pembaca seperti diajak naik roller coster ketika cerita dimainkan. Seru, tegang, menyenangkan. Inget! Alur campuran gak selalu berawal dari alur maju, lalu alur mundur dan alur maju lagi. Bisa divariasikan. Bisa dengan alur maju, lalu alur mundur, alur mundur lagi, baru alur maju. Usahakan ceritamu mengalir, gak loncat-loncat tanpa adanya penanda.

Kurang jelas sama ngalirin cerita biar gak loncat2 dan kasih penanda itu gimana? Bisa disederhanain lagi? Diberi contoh mungkin?
Cerita yang mengalir itu yang nyambung tiap kalimatnya. Jangan awal kalimat, misal; bercerita di Korea lalu kalimat berikutnya bercerita tentang Italia. Gak nyambung kan? Nah, jadi buatlah kalimat yang ngalir.

Kalau alur cerita yang loncat-loncat itu misal scene 1 menceritakan tentang setting sekarang, lalu di scene kedua bercerita tentang masa lalu tanpa ada pemberitahuan itu kejadian berapa bulan atau tahun yang lalu.

Iya. Penanda itu misalnya begini;

Tiga tahun yang lalu..Bla..bla..bla..

Perlu diketahui, penanda itu bisa dengan setting tempat, bisa dengan setting waktu, bisa dengan yang lainnnya.
  
3.      Ending

Nah, bagian ini yang paling saya suka saat menulis novel. Tapi, sayangnya sampai sekarang tulisan saya belum juga sampai ke bagian ini. Malah curhat.

Bagaimana memilih ending yang paling tepat untuk cerita atau novel?

Ending itu penutup kan, ya. Tapi gak harus ending itu menjadi akhir cerita. Ending yg berakhir bahagia sejahtera seperti di negeri dongeng, itu seperti tidak nyata. Meskipun mau dibuat happy ending, jangan terlalu berlebihan seperti negeri dongeng.

Sebentar, ending gak harus menjadi akhir cerita? Maksudnya?

Ya. Ending yang bagus menurutku adalah ending yang bisa menjawab rasa penasaran pembaca. Ini yang dinamakan ending tidak sebagai akhir cerita. Ending ini bisa berupa flash back sesuatu yang belum terjawab di bab-bab sebelumnya.

Ada juga ending menggantung. Yaitu ending yang menyuruh pembaca untuk menebak akhir cerita itu. Semacam open ending.

Secara garis besar memang ada tiga macam ending; sad ending, happy ending, open ending. Tapi sepertinya masih banyak macam ending lainnya, Mas. Pada intinya, ending yang baik adalah ending yang menjawab rasa penasaran pembaca. Menurutku.

Jadi, ending mana yang pas untuk ngakhirin wawancara sederhana kita ini, Mba? Gimana kalo…

Happy tanpa ending.

Eak. Ide yang menarik itu, Mas.



Terima kasih, Mba Devi Eka. Maaf Pertanyaannya gak seru. Hehe.

Sip. Maaf, aku jawabnya ngebosenin. Hehe.


Yap. Begitulah wawancara sederhana saya yang penuh kekurangan. Pertanyaannya memang sudah memenuhi 5W + 1H, tapi salah arti.

What? What? What? What? What? How?

Yamaap.

Oh, ya, ini sedikit komentar dari pembaca buku-buku Mba Devi Eka.


Kalau kamu penasaran sama buku-buku Mba Devi Eka ini, silakan cek di sini dan di sini juga di sini 

Note; Buat Mas-mas yang baca ini, beli bukunya – ajak kenalan. Pamali orang baik enggak dideketin, Mas. Haha.

Thanks maksimal sudah mau mampir dan baca, ya. Mudah-mudahan aja ada manfaatnya. Jadi, apakah ada yang bersedia saya wawancarai untuk malam minggu selanjutnya? Modus….



Contoh dan Cara Membuat Surat Kuasa Untuk Pengambilan Honor Di Media

 foto by unplash.com


Apa kabar, mba-mas? Hatinya?

Seperti yang kalian baca pada judul, dipostingan ini saya akan membahas hal menarik; “Dampak yang TIDAK PERNAH disadari orang Indonesia di era edan ini”

Bukan!

Saya mau berbagi contoh dan cara membuat surat kuasa untuk pengambilan honor rubrik (cerpen, puisi, esai) yang dimuat di media. Dan ini lebih penting dari “Dampak yang tidak pernah disadari blablabla…”

Terkadang, untuk beberapa media, tidak ada pemberitahuan dimuatnya rubrik yang kamu kirim apalagi honor. Tega, ya? Seperti itu kenyataannya. Kita yang kirim rubrik ke media musti ngecek sendiri dan nagih honor sendiri. SENDIRI! Wikiwikiwiki.

Tapi, setiap masalah ada solusinya, setiap rindu ada sebabnya, setiap temen ada aja yang minjem uang gak dibalikin. #apasih


Surat Kuasa


Yang bertandatangan di bawah ini;

Nama                                  : (isi nama kamu. jangan pake nama samaran atau ospek)
Tempat dan tanggal lahir    :
Alamat                                :

Memberikan kuasa kepada;

Nama                : (nama yang mau ngambilin uang kamu. yang kamu kenal. yaiyalah!)

Untuk mengambil honor rubrik cernak berjudul “Tolong Kancil, Teman!” di Padang Ekspress yang dimuat pada tanggal 26 April 2015 dengan data sebagai berikut;

No. Rekening    : 0155-01-041030-50-4 (pake rekening ini juga bole. Eh.)
Atas Nama        :
Nama Bank       : BRI Cabang Lampung, Kotabumi

Demikian surat kuasa ini saya buat agar dapat digunakan dengan semestinya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.


Kotabumi, 4 Juni 2015
Hormat saya




(                       )



Itu norek saya. Yakali, siapa tahu ada yang ngirim, kan? Ngarep!
Matur tengkiu… 

Cara Menulis Surat Lamaran

Cara Menulis Surat Lamaran. Sebelum memasuki dunia kerja tentunya perlu mengajukan surat lamaran kerja. Bagi yang belum tahu, khususnya anak SMA atau SMK yang mungkin masih bingung, inilah cara menulis surat lamaran pekerjaan:

1. Gunakan bahasa Indonesia yang baik (yang sesuai dengan EYD)
2. Kertas harus rapih (tidak boleh kusut)
3. Jangan lupa tanda tangan pada surat
4. Bahasa yang digunakan, singkat, padat, jelas (tidak bertele-tele)

Contoh surat lamaran pekerjaan:

KEPADA:
Yth. Bapak/Ibu Bag. Personalia
PT. Sinar Dunia
Jl. Indahnya 1 Blok AA kawasan industri, Jawa Barat 17730

Dengan hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini, saya

Nama:
Tempat/tgl lahir:
Warga negara:
Agama:
Alamat sekarang:
No. Tlp:

Bersama ini saya mengajukan lamaran kerja melalui perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan persyaratan berikut ini:

Daftar riwayat hidup
Pas photo warna 4x6 2 lembar
Foto copy KTP
Foto copy Ijazah
Foto copy SKHU
Foto copy Trankrip nilai
Foto copy kartu kuning
Foto copy SKCK
Foto copy sertifikat-sertifikat (jika ada)
Foto copy akta kelahiran

Demikian surat lamaran ini saya buat, besar harapan saya untuk diterima di perusahaan Bapak/Ibu. Atas perhatiannya, kebijaksanaan dan dikabulkan permohonan ini saya ucapkan terima kasih.





*Perhatikan huruf besar dan tanda baca yang ada seperti contoh di atas.

Thanks udah mampir dan baca, semoga lamaran pekerjaan kalian diterima, ya. Good luck! Ini surat lamaran yang salah, semoga kamu bisa tertawa biar rileks dan tidak khawatir tentang pekerjaannya.

Foto dicuil dari Fb share


Ciri-ciri Fiksi Populer, Cerpen, Novel

Cara menulis dan ciri-ciri fiksi Populer.

Apa itu fiksi populer?

Adalah cerita tidak nyata atau karangan atau khayalan yang menampilkan masalah yang ada pada zaman sekarang atau yang aktual.

Berikut ini yang diajarkan mba Noni Rosliyani, Editor Fiksi Populer, Bentang Pustaka, sedikit mengenai fiksi populer.

Ciri-ciri Fiksi Populer:

1.Populer pada masanya, karena hanya menampilkan masalah aktual dan sezaman. Lalu, jika masanya telah habis, maka seiring berjalannya waktu, fiksi popular pun akan mengalami penyurutan.

2.Bertujuan untuk mengejar selera pembaca, sehingga cerita yang diangkat adalah masalah-masalah yang dekat dengan kehidupan pembaca.

3.Masalah yang dikemukakan  relatif singkat dan hanya di permukaan saja. Beberapa masalah yang sering diangkat dalam sebuah fiksi popular adalah tentang percintaan, persahabatan, karir, keluarga, sekolah, kuliah, ekstrakulikuler, magang, fashion, dll.

4.Dituliskan dengan bahasa yang relatif sederhana sehingga mudah dicerna. Beberapa novel atau cerpen tidak jarang menggunakan istilah-istilah gaul masa kini.

5.Plotnya relatif lancar dan sederhana, sehingga tidak sulit dipahami pembaca.

6.Tidak harus berisi tentang peresapan nilai-nilai kehidupan yang mendalam, karena tujuan utamanya adalah mengejar selera pembaca dan menghibur pembaca.

7.Bersifat menghibur, sehingga ending cerita harus bisa memuaskan pembaca, yang biasanya adalah happy ending.

Cara memulai menulis Fiksi Populer:

1.Tentukan jenis tulisan, novel atau cerpen.

Ciri-ciri cerpen:

a.Jumlah halaman sekitar 2-20 halaman.
b.Kisah yang memberi kesan tunggal dan dominan pada satu tokoh, latar dan situasi dramatik, bentuknya sangat sederhana.
c.Mengungkapkan satu ide sentral atau utama yang tidak membias pad aide sampingan.
d.Dimensi ruang waktu lebih sempit, tetapi penceritaannya selalu sampai keadaan selesai.
e.Mengungkapkan suatu kejadian yang mampu menghadirkan impresi tunggal.

Ciri-ciri novel:

a.Jumlah halaman sekitar 150-250 halaman.
b.Kisah bergantung pada lebih dari satu pelaku.
c.Menyajikan lebih dari satu impresi, efek, dan emosi.
d.Kelajuan cerita kurang cepat.
e.Unsur-unsur kepadatan dan intensitas dalam novel kurang diutamakan.
f.Alur lebih rumit dan lebih panjang. Biasanya ditandai oleh perubahan nasib pada diri tokoh utama.
g.Tema lebih kompleks dengan ditandai adanya tema-tema bawahan.
h.Latar meliputi wilayah geografi yang luas dan dalam waktu yang lebih lama.

2.Tentukan segmen pembacanya, remaja atau dewasa muda, pria atau wanita.

3.Tentukan tema cerita; percintaan, persahabatan, karir, keluarga, sekolah, kuliah, ekstrakulikuler, kegiatan magang, fashion, dll.

4.Buat outline atau kerangka cerita per bab.

Cara Menulis Cerpen dari Penulis Terkenal, Ernest Hemingway

.Belajar Menulis: Tips Menulis Cerpen dari Penulis Terkenal, Ernest Hemingway

Cara Menulis Cerpen dari Penulis Terkenal, Ernest Hemingway.

Ernest Miller Hemingway adalah penulis terkenal di dunia. Ia adalah penulis novel, cerita pendek dan jurnalis Amerika. Gaya menulisnya adalah minimalis, singkat, padat bermakna. Tak heran ia adalah penulis terkenal yang mempengaruhi dunia fiksi. Ia lahir 21 Juli 1899 dan meninggal pada 2 juli 1961.

Belajar menulis dari penulis hebat dan terkenal tentu saja sangat berguna bagi penulis pemula seperti kita. Berikut cara menulis cerpen dari penulis terkenal, Ernest Hemingway:

1. Cerita dengan tema sederhana

Dengan teman sederhana, mbah Hemingway bisa dengan mudah fokus untuk membuat karakter tokoh pada cerita. Tema sederhana membuatnya bisa menulis cerita yang mudah dipahami pembaca. Karena dalam menulis cerita, jangan membuat pembaca bingung dengan cerita yang kita tulis. Karena menulis adalah cara berkomunikasi antara penulis dan pembaca. Jika komunikasi yang baik, pembaca bisa mengerti apa yang disampaikan penulis dalam bercerita. Karena manusia mudah mengerti hal-hal yang sederhana. Jadi pilih saja tema yang sederhana. Gitu.

2. Gunakan kalimat atau paragraf  yang singkat atau pendek.

Penggunaan kalimat dan paragraf yang pendek berguna agar tulisan kita tidak bertele-tele atau mendayu-dayu. Karena bisanya kalimat yang panjang seringkali melelahkan pembaca.

3. Gunakan kalimat positif

Kalimat positif di sini maksudnya adalah kalimat yang tepat untuk menulis. Misal:

“Jadi, maksud kamu aku tidak pintar?!” Bukan begini, seharusnya,
“Jadi, maksud kamu aku bodoh?!

Penggunaan kalimat positif sebenarnya hampir sama, untuk menulis singkat dan tidak bertele-tele. Jangan membuat mubazir kata.

Jadi gitu cara menulis mbah Ernest Hemingway. Semoga bisa membantu penulis pemula menjadi penulis hebat, ya. Aamiin. Thanks udah mampir dan baca, semoga bermanfaat!!

Cara Mengirimkan E-mail ke Media Untuk Memuat Tulisan

Cara Mengirimkan E-mail ke Media Untuk Memuat Tulisan

 Cara mengirim e-mail ke media untuk memuat tulisan.


Seperti mengirim e-mail pada biasanya, yaitu buka terlebih dahulu e-mail kita dari (yahoomail atau gmail). Kemudian klik tulis pesan – lalu lampirkan file di attachement. Berikut contohnya:

Dear Majalah Gadis,

Nama saya Mas Agus dari Lampung. Saya seorang remaja yang lagi semangat-semangatnya berkarya melalui tulisan. Beruntung, sebulan yang lalu akhirnya ada penerbit khilaf yang memuat salah satu cerpen saya yang berjudul “Ketika Sholat Tak Membawa Perubahan” di sebuah buku antologi cerpen islam, terbitan Goresan Penulis di media sosial, facebook. Beberapa minggu lagi bukunya selesai dicetak.

Melalui surat ini saya ingin mengajukan tulisan cerpen saya yang berjudul ‘Hujan Kembali’kepada majalah yang disebut banyak orang adalah majalah yang berkualitas.

Kisahnya mengenai : Remaja yang tak mau keluar rumah malah memilih bermain game sendirian di kamar, karena trauma oleh sahabat yang mengkhianatinya dalam urusan cinta. Tapi suatu ketika mantan pacarnya kembali kepadanya. Ia kemudian sadar kehidupan di luar lebih menyenangkan daripada bermain game di kamar. Tapi pada akhirnya, mantan pacarnya kembali hanya untuk pergi. Ia akan menikah. Lagi-lagi dengan sahabatnya dulu. Dan untuk ke 2 kalinya sahabat membuatnya terluka kembali.

Besar harapan saya agar tulisan ini bisa diterima. Terima kasih atas waktu dan perhatiannya, berikut saya cantumkan juga keterangan data pribadi.

Nama: Mas Agus
Tempat/tanggal lahir: Kotabumi, 17 agustus 1995
Alamat: Jl. Garuda III no. 215, Lampung Utara
No. Hp:
No. Rek:

Salam,
Mas Agus

Dan ini alamat-alamat email redaksi koran, majalah, jurnal dan tabloid yang menerima kiriman CERPEN/PUISI/ESAI.

1. Kompas

opini@kompas.co.id, opini@kompas.com
Honorcerpen Rp 1400.000,- (tanpa potong pajak), honor puisi Rp 500.000,- (tanpapotong pajak–referensi Esha Tegar Putra), biasanya 2-3 hari setelah pemuatan,honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

2. Koran Tempo

ktminggu@tempo.co.id
Honor cerpentergantung panjang pendek cerita, biasanya Rp 700.000,- honor puisi Rp600.000,- (pernah Rp 250.000,- s/d Rp 700.000, referensi Esha Tegar Putra), ditransfer 2 mingguan setelah pemuatan.

3. Jawa Pos

ari@jawapos.co.id
Honorcerpen Rp 1.000.000,- (potong pajak), honor puisi Rp 500.000,- (referensiIsbedy Stiawan Zs), ditransfer 1-2 minggu setelah cerpen/puisi dimuat.

Honorresensi buku koran Jawa Pos sebesar Rp700.000,00

CARA MENGIRIMKAN TULISAN KE RUBRIK GAGASAN KORAN JAWA POS

Rubrik Gagasan Jawa Pos berisi sebuah ide yang unik dilengkapi dengan solusinya ditulis sekitar 100-250 kata.

Dikirim ke opini@jawapos.co.id dengan Subjek : GAGASAN : JUDUL TULISAN.

Di akhir tulisan cantumkan CV/Curiculum Vitae (data-data kita sebagai penulis). Jangan dalam file terpisah. Kebetulan saya kemarin mencantumkan data-data saya bukan dalam bentuk narasi.

Contoh CV/Data-data penulis yang harus dicantumkan untuk rubrik Gagasan Koran Jawa Pos:

Nama penulis:
Alamat lengkap:
No HP:
Alamat email:
NPWP:
No rekening atas nama sendiri:

Honor sekitar Rp140.000,- (info dari Nurhayati Pujiastuti) dan pemuatan naskah di rubrik Gagasan tanpa pemberi tahuan. Bila naskah untuk Gagasan dalam waktu 5 hari tidak ada kabar berarti belum layak untuk dimuat.

4. Suara Merdeka

swarasastra@gmail.com

Kirimkancerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan foto close up Anda. Cerpen maksimal10.000 karakter termasuk spasi. Honor cerpen Rp 300.000,- (potong pajak),honor puisi Rp 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatancerpen. Bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksidi kota Anda—jika ada.

5. Media Indonesia

cerpenmi@mediaindonesia.com, cerpenmi@yahoo.co.id

Naskah cerpen maksimal 9.000 karakter. Honor pemuatan cerpen Rp 500.000,-dipotong pajak. (referensi dari Yetti A.Ka, Benny Arnas, Sungging Raga, dkk)

6. Republika

sekretariat@republika.co.id

Tidak ada pemberitahuan dari redaksi terkait pemuatan cerpen. Sudah lama tidak memuatpuisi. Honor cerpen Rp 400.000,- (potong pajak), tetapi—pengalaman beberaparekan penulis, harus sabar menagih ke redaksi beberapa kali agar segera cairalias agak susah cair honornya.

7. Suara Karya

ami.herman@yahoo.com (email terbaru, diinformasikan redakturnya di grup CC)

Menurut redakturnya honor cerpen Suara Karya sudah naik jadi Rp 250.000,-(tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

8. Jurnal Nasional

tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com

Honorcerpen Rp 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untukkonfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

9. Pikiran Rakyat

khazanah@pikiran-rakyat.com

Honorcerpen Rp 300.000,- (tanpa potong pajak), hubungi bagian keuangan via teleponuntuk konfirmasi pencairan honor setelah 2-3 hari dimuat, honor ditransferseminggu setelah konfirmasi, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

10. Tribun Jabar

cerpen@tribunjabar.co.id, hermawan_aksan@yahoo.com

Selain ada cerpen berbahasa Indonesia setiap Minggu, juga ada cerpen bahasaSunda setiap hari Kamis bersambung Jumat. Honor cerpen Rp 200.000,- (tanpapotong pajak). Honor ditransfer 1 minggu setelah dimuat.

11. Kedaulatan Rakyat

naskahkr@gmail.com, jayadikastari@yahoo.com

Panjang cerpen maksimal 5.000 karakter dengan spasi. Honor cerpen Rp 400.000,-

12. Joglo Semar (Yogyakarta)

harianjoglosemar@gmail.com

Honorcerpen Rp100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

13. Minggu Pagi (Yogyakarta)

we_rock_we_rock@yahoo.co.id

Terbitseminggu sekali setiap Jumat. Honor cerpen Rp 150.000,- hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung kekantor redaksi.

14. Radar Surabaya

radarsurabaya@yahoo.com, diptareza@yahoo.co.id

Honorcerpen Rp 200.000,- (potong pajak) . Honor cair seminggu setelah dimuat.

15. Lampung Post

lampostminggu@yahoo.com

Menerimacerpen, puisi, dan esai. Honor cerpen Rp 200.000,- Honor puisi kalau tak salahjuga Rp 200.000,- Sekarang honor sudah ditransfer langsung oleh bagiankeuangan, paling lambat 1 minggu setelah dimuat. Jika belum, silakan emailbagian keuangan di emil_lampost@yahoo.com

16. Padang Ekspres

yusrizal_kw@yahoo.com, cerpen_puisi@yahoo.com

Honorcerpen Rp 100.000,- s/d Rp 125.000,- honor puisi Rp 75.000,- hubungi redaksivia email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggalpemuatan cerpen, bisa diambil langsung, atau minta tolong teman mengambilkanhonor ke kantor redaksi.

17. Haluan (Padang)

nasrulazwar@yahoo.com

Honorcerpen Rp 150.000,- honor puisi Rp 100.000,- hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatancerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

18. Singgalang (Padang)

hariansinggalang@yahoo.co.id, a2rizal@yahoo.co.id

Honor cerpen Rp 50.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

19. Riau Pos

budayaripos@gmail.com, kabut.azis@gmail.com

Honor cerpen Rp 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

20. Analisa (Medan)

rajabatak@yahoo.com

Honor cerpen Rp 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

21. Sinar Harapan

redaksi@sinarharapan.co.id, blackpoems@yahoo.com

Honor cerpen Rp 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

22. Jurnal Cerpen Indonesia

jurnalcerpen@yahoo.com, jurnalcerita@yahoo.com

Honor cerpen Rp 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

23. Majalah Horison

horisoncerpen@gmail.com, horisonpuisi@gmail.com

Honor cerpen Rp 350.000,- honor puisi tergantung berapa jumlah puisi yangdimuat, biasanya dikirimi majalahnya sebagai bukti terbit. Hubungi redaksi viaemail/telepon untuk konfirmasi pencairan honor atau bisa diambil langsung kekantor redaksi, dan kadang honor dikirim via wesel jika tidak ada nomerrekening.

24. Majalah Esquire

cerpen@esquire.co.id

Honor cerpen Rp 800.000,- (potong pajak). Jika akan dimuat ada konfirmasi dariredaksi.


25. Majalah Suara Muhammadiyah

redaksism@gmail.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

26. Majalah Ummi

kru_ummi@yahoo.com

Tema cerpen seputar keluarga dan rumah tangga. Honor cerpen Rp 250.000,-(dipotong pajak) ditransfer paling telat satu bulan setelah pemuatan. Adakonfirmasi jika akan dimuat.

27. Majalah Kartini

redaksi_kartini@yahoo.com

Honor cerpen Rp 350.000,- Sekarang honor ditransfer ke rekening penulissekitar 3 bulanan atau jika belum juga silakan hubungi redaksi via email atausosial media Kartini. Ada konfrimasi jika akan dimuat.

28. Majalah Alia

majalah_alia@yahoo.com

Honor cerpen Rp 300.000,- Ada konfirmasi pemuatan.

29 Majalah Femina

kontak@femina.co.id

Honor cerpen Rp. 850.000,- dan cair seminggu setelah dimuat. Ada konfirmasijika akan dimuat dan menanda-tangani surat pernyataan keaslian karya di atas matrai. Honor terakhir sudah naik. (Bisa ditanyakan pada Yulina Trihaningsih dan Nurhayati Pujiastuti)

31. Majalah Story

story_magazine@yahoo.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Konfirmasi pemuatan cerpen via telepondari redaksi Story. Antrian pemuatan panjang, bisa 1-2 tahun. Honor cerpen Rp250.000,-

32. Majalah Gadis

GADIS.redaksi@feminagroup.com

Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Honor untuk Percikan (cerpen mini tigahalaman) Rp. 500.000,- Honor untuk Cerpen Rp 800.000,- ditransfer 2-3 minggusetelah majalah terbit.


33. Majalah Bobo

bobonet@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp300.000 - Rp400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasipencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

36. Kompas khusus Cerpen Anak

opini@kompas.co.id, opini@kompas.com

Pada subjek email ditulis CERPEN ANAK: JUDUL CERPEN. Honor cerpen Rp. 300.000,-Resensi buku anak honor Rp 250.000,- Honor cair tiga hari setelah pemuatan.

37. Tabloid Nova

nova@gramedia-majalah.com

Honor cerpen Rp 388.000,- Honor ditransfer sebulan setelah dimuat.

38. Tabloid Cempaka (Jawa Tengah)

sontrotku@gmail.com

Honor cerpen Rp 135.000, harus ditagih ke redaksi. Ada konfirmasi pemuatan.

39. Inilah Koran (Jawa Barat)

inilahkoran@inilah.com, redaksijabar@inilah.com

Honor: Rp100.000 (mahasiswa) dan Rp150.000(umum). Lebih baik minta dicairkan pada teman yang berdomisili di Bandung.

40. Majalah HAI (Majalah Cowok)

cerpen_hai@yahoo.com

Dengan spesifikasi: panjang tulisan maksimal 6000 karakter (berikut spasi).
6000 – 9000 karakter, ketik 2 spasi, kertas folio/A4 format rtf.
Kirim via e-mail dengan subjek CERPEN
Terbit tiap Senin.

41. Majalah Aneka Yes!

aneka@indosat.net.id or yess_pals@yahoo.com dengan subjek FIKSI

-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Sertakan pernyataan cerpen orisinil dan belum pernah dipublikasikan danbermaterai
Jika dalam waktu 3 bulan tidak dimuat, berarti cerpen tak layak muat.

42. Majalah CHIC

cerpen_chic@yahoo.co.id

Cerpen metro-pop, ketik 2 spasi. Atau Maks. 9rb CWS halaman A4

43. Tabloid Gaul

tabloid.gaul@yahoo.co.id

cerpen teenlit, maks. 8 hal. Folio, ketik 1,5 spasi, sekitar 10.000 karakter+spasi

44. Majalah Kawanku

cerpenkawanku@gmail.com

Cerpen remaja, maks. 8 halaman A4, ketik 2 spasi.
Cantumkan identitas lengkap, alamat, dan nomor rekening
Jika 3 bulan tidak dimuat, berarti cerpen tak layak muat.

45. Wonder Teens

majalah.teen@gmail.com, majalah.teen2@gmail.com
Cerpen teenlit, maks. 6 hal A4, ketik1,5 spasi.

46. Majalah Anak Saleh

Syarat cerpen AAS:

Kirim melalui sur-el dengan jumlah karakter 2000, spasi 1, jenis huruf Times New Roman (TNR), ukuran/font 12 pt. Sertakan biodata dan nomor rekening penulis. Setiap cerpen yang dimuat akan mendapat apresiasi dari AAS.

Pos-el: aas.redaksi@yahoo.com
Blog: http://www.akuanaksaleh.wordpress.com
FB: http://facebook.com/MajalahAkuAnak Saleh (AAS)
Twitter: @akuanaksaleh

Honor cerpen majalah Aku Anak Saleh sebesar 150 ribu rupiah tanpa potong pajak.Disertai nomor bukti majalah yang dikirim lewat pos, berikut foto kopi slipsetoran honor ke rekening bank kita.

Semoga bermanfaat! Thanks udah mampir dan baca!!

Sumber: Indari Mastuti.

Belajar Menulis Puisi Dengan Majas.

Belajar Menulis Puisi Dengan Majas.

Belajar Menulis Puisi Dengan Majas.

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu seseorang mahasiswi yang jago berpuisi. Sering tampil di acara-acara. Namanya mba Sandra Sasi Kirana. Beliau sekaligus adalah wartawan di Jakarta, kalau tidak salah. Hehe. Dari dia saya tertarik belajar menulis puisi. Kata mba Sandra menulis puisi itu dengan majas. Majas personifikasi, majas ironi dan majas hiperbola.

Berikut cara menulis puisi dengan majas:

1. Majas asosiasi

Adalah perumpamaan atau perbandingan terhadap dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi sengaja dianggap sama. Biasanya ditandai dengan kata; seperti, bagaikan, perumpamaan. Contoh:

Kamu seperti rumah tempatku pulang, tempatku kembali.
Kamu seperti senja. Keindahan yang sesaat.

Puisi saya tentang majas personifikasi, bisa ditemui di sini

2. Majas personifikasi

Adalah tentang benda-benda mati yang seakan bisa hidup seperti manusia.
Contoh:

Hujan membawakan aku sesuatu. Dari masa lalu.

3. Majas Metafora

Adalah Pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan. Contoh:

Dia adalah Gadis kupu-kupu (Maknanya bisa gadis penyuka kupu-kupu)
Perpustakaan adalah gudangnya ilmu

Oke. Itu aja. Saya juga baru belajar. Kalo ada yang perlu dibenahi atau ditambah, silakan ketik di kolom komentar. Thanks udah mampir dan baca!!

Manfaat Menulis Yang Terabaikan

Manfaat Menulis Yang Terabaikan


Manfaat menulis yang terabaikan.

Beberapa orang sering menanyakan, “Kenapa, sih, kamu mau cape-cape nulis? Lagian jadi penulis gak akan membuat kamu kaya.”

Saya cuma senyum-senyum aja, kalo diladenin bakal panjang atau malah jadi debat nantinya. Debat, kan, sia-sia. Yang menang dalam debat bakal gak disuka sama yang kalah, gitu juga sebaliknya. Jadi cara satu-satunya menang dalam debat adalah menghindarkannya. Setuju? Enggak? Sama. Lah.

Jadi dari pada saya banyak ngomong ke dia, mending saya nulis aja, apa manfaat menulis itu. Sign in:

1. Cara menjaga ilmu dan hasil pemikiran.

Hal yang wajar bagi manusia untuk tidak bisa terus mengingat. Otak untuk mengingat terbatas. Lupa itu hal yang bakal sering kita temui. Sebentar, ngelupain mantan kok gak bisa?
Bukan gak bisa tapi gak mau. Hehe. Jadi salah satu cara untuk mengabadikan hal ini adalah menuliskannya.

2. Menulis itu menyehatkan

“Menulislah dan kau akan sehat,”

Itu kata Prof. John Sarno, guru besar ilmu kedokteran di New York University. Dia adalah pakarnya tulang belakang. Beliau menyarankan kepada pasien kronisnya untuk selalu menulis catatan harian. Secara tidak mereka bisa mengenali dan memahami apa yang membuat mereka cemas, marah, sedih atau apapun. Dan keberadaan penyakit itu secara tidak sadar akan menghilangkan.

Gitu. Menurut saya ini juga bisa jadi cara menghilangkan kegalauan kita. Tulis saja apa permasalahan yang terjadi dan itu akan lenyap. Mudah-mudahan.

3. Menulis membuat kita terus hidup dan terkenang

Ini sudah terbukti. Melalui hasil karya atau pemikiran yang ditulis, mereka seakan terus hidup. Hasil karya mereka berguna sampai sekarang. Seperti kitab yang ditulis sahabat Rasul, atau buku-buku lainnya. Buku puisi Chairil Anwar, misalnya.

Jika ada manfaat lain dari menulis yang kamu dapatkan, bisa tulis di kolom komentar. Thanks udah mampir dan baca, kamu keren!!

Cara Membuat Sinopsis Novel ala Editor Bentang Pustaka

Belajar Menulis: Cara Membuat Sinopsis Novel

Cara Membuat Sinopsis Novel


Hai, teman menulis. Sudah menulis apa hari ini? Usahakan untuk selalu menulis setiap harinya, ya.

Suatu ketika saya pernah mengikuti pelatihan menulis novel online di sosial media, dan kebetulan mentornya adalah editor bentang pustaka. Asik, ya. Jadi, untuk mengingat kembali, biar saja juga gak melupakan.

Beliau bilang, setiap harinya banyak orang yang mengirim naskah novelnya ke penerbit, jadi hal pertama yang dibaca pihak penerbit adalah sinopsys.

Apa itu synopsis?

Adalah ringkasan cerita sebuah novel. Seperti pemendekan sebuah novel, tanpa mengesampingkan unsur-unsur intrinsik dalam novel dan tetap memperhatikan keindahan kalimat penulisannya. Simplenya, menceritakan naskah novel dari a sampe z secara ringkas.

Sinopsis yang baik itu menceritakan cerita secara lengkap. Awal cerita, konflik cerita, peyelesaian konflik. Sinopsis juga menjelaskan secara lengkap siapa tokohnya, karakter tokoh, setting. Berikut cara membuat sinopsis novel:

1. Tuliskan premis ceritanya. Misal: ketidakpercayaan pada pasangan hanya berujung pada cinta yang terluka. Premis itu garis besar atau benang merah inti cerita.

2. Apa sudut pandang penokohannya? Orang pertama, kedua, ketiga.

3. Bagaimana karakter & deskripsi tokohnya?

Misal:

Si Indah: cantik, profesi teller bank, lembut.
Si Satria: muka baby face, agak kasar, profesi petinju. => Yang dideskripsikan adalah karakter tokoh utama & karakter tokoh pendukung tokoh utamanya.

Deskripsi tokoh, apa maksudnya?

Contoh: Indah yang berbaju dress merah dan membawa tas tangan itu berjalan dengan sok anggunnya di depan mejaku. Ini contoh maksud dari deskripsi tokoh.

4. Di mana settingnya? Kota, desa? Lokasi di Indonesia atau luar negeri?

5. Bagaimana alurnya? Maju, mundur? Atau maju-mundur?

6. Siapa segmen pembaca novel ini? Dewasa, dewasa muda, remaja?

Untuk novel, sinopsis biasanya panjang sekitar 1-3 halaman.

Kalau mau simpel, ketika penerbit bertanya, "Tolong jelaskan inti novel dalam 1 kalimat." Maka, Anda bisa menyebutkannya.

Mengingatkan kembali, bahwa penerbit itu dapat kiriman beratus-ratus naskah dari banyak penulis. Tidak mungkin mereka membaca satu persatu naskah sampai habis. Kelamaan. Jadi, sinopsis jelas sangat dibutuhkan. Jika dari synopsis saja sudah buruk, bagaimana selanjutnya.

Begitulah cara membuat sinopsis novel, semoga terbantu, ya.

Perbedaan Sinopsis, Blurb, dan Resensi

Perbedaan Sinopsis, Blurb, dan Resensi

Perbedaan Sinopsis, Blurb, dan Resensi.

Pada sesi saya belajar menulis online bersama editor Bentang Pustaka, kesalahan menulis pada saya banyak sekali, tapi dibalik itu saya juga mendapat banyak sekali pelajaran dan ilmu baru. Akur. Kesalahan pertama saya ada pada synopsis.  Terkadang kita tak bisa membedakan mana synopsis, resensi, blurb.

Perbedaan Sinopsis, Blurb, dan Resensi:

Sinopsis adalah ringkasan cerita sebuah novel. Sinopsis itu ibarat pemendekan sebuah novel, tanpa mengesampingkan unsur-unsur intrinsik dalam novel dan tetap memperhatikan keindahan kalimat penulisannya. Sinopsis itu menceritakan cerita secara lengkap. Awal cerita, konflik cerita, peyelesaian konflik. Sinopsis juga menjelaskan secara lengkap siapa tokohnya, karakter tokoh, setting.

Blurb adalah deskripsi promosional yang ada di sampul belakang buku. Isinya tentu saja potongan cerita isi buku, tanpa menceritakan ending cerita. Tren blurb jaman dulu, terlalu banyak mengungkapkan spoiler cerita. Namun sekarang, benar-benar disembunyikan, hanya dibahas sedikit, lalu ditulis dengan sangat cantik untuk menarik konsumen.

Resensi adalah tulisan jurnalistik yang tujuannya mendeskripsikan dan memberi pertimbangan pada pembaca mengenai buku yang baru saja dibaca. Jadi, resensi ini sangat subjektif sekali. Menurut penulis rensensi, buku A bagus. Tapi, bisa jadi menurut pembaca lain buku A jelek. Sederhananya, resensi dapat dianggap sebuah perpaduan antara ringkasan cerita, penilaian, pembahasan, dan kritik terhadap buku.


Pedoman EYD Dalam Dialog

Pedoman EYD Dalam Dialog

Pedoman EYD Dalam Dialog

Saya seringkali menemukan cerpen-cerpen yang ceritanya baik sekaligus bisa menjadi tidak baik karena kesalahan sepele. EYD dalam dialognya. Berikut hal yang saya tahu yang biasa terjadi pada penulis pemula, termasuk saya.

Setiap setelah dialog selalu masuk ke alinea baru.

"Dari mana saja kamu?" tanyanya (alinea baru)

Terkecuali jika dialog yang dipotong sedikit, lalu dilanjutkan, seperti:

"Ada yang ingin kuceritakan," kataku menahannya, "beriku waktu sebentar."

Setiap dialog diawali dengan huruf besar. Huruf menempel dengan tanda petik.

"Dari mana saja kamu?" bukan "dari mana saja kamu?" atau “ Dari mana saja kamu?”

Terkecuali jika kalimatnya dijeda, maka kalimat pada petik berikutnya dianggap sebagai kalimat lanjutan. Jadi harus menggunakan huruf kecil.

"Ada yang ingin kuceritakan," kataku menahannya, "beriku waktu sebentar."

Jika dialog dilanjutkan dengan narasi, akhiri dengan koma sebelum tanda petik.

"Ada yang ingin kuceritakan," kataku menahannya

Jika dialog tidak dilanjutkan dengan narasi, akhiri dengan titik sebelum tanda petik.

"Ada yang ingin kuceritakan."

Sekian. Kalo ada yang mau benahin dan nambahin, silakan komentar di bawah ini. Thanks udah mampir dan baca.

Belajar Menulis: Unsur Intrinsik Dalam Cerita

Belajar Menulis: Unsur Intrinsik Dalam Cerita

Belajar Menulis: Unsur Intrinsik Dalam Cerita


Sebelumnya saya mau bilang, kalo adanya saya nulis di sini gak bermaksud menggurui, kita sama-sama belajar. Agar materi-materi yang saya tahu selalu inget, saya ngabadiinnya di blog ini. Mudah-mudahan ada yang baca, makin bermanfaat. Mari kita belajar menulis.


Ketika kita mau nulis cerita fiksi atau nonfiksi, hal yang mesti diperhatikan adalah unsur intrinsik-nya. Apa unsur intrinsik itu?

adalah unsur yang membangun cerita dari dalam, yaitu:

1.      Tema

Tema adalah  ide pokok suatu cerita.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan tema; mempunyai pengetahuan tentang tema yang kita tentukan itu. Misal, kita ingin bercerita tentang kehidupan Guru, maka kita harus tahu bagaimana susah-senang kehidupan Guru, caranya, kumpulkan informasi mengenai itu. Dari search di Google atau bertanya langsung kepada orang yang tahu banyak tentang tema kita itu.

2.      Penokohan

Penokohan adalah karakter pada masing-masing pelaku dalam cerita.

Kita bisa menuliskan karakter dari caranya bertindak, lingkungannya, cara bicara atau dari zodiaknya. Hal yang perlu diperhatikan; konsisten tokoh karakter

3.      Alur

Alur adalah kejadian-kejadian yang membentuk jalan cerita.

Alur ada 2 macam; yaitu alur maju (progresif) dan alur mundur (flash back progresif).

Kita bisa membuat alur lebih dari satu, missal alur maju-mundur. Hal yang harus diperhatikan; usahakan alur yang kita buat tiap-tiap kejadiannya mengundang rasa penasaran pembaca agar pembaca tak merasa jenuh

4.      Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah bahasa penulis yang menggambarkan dan menghidupkan cerita secara estetika. Setiap penulis memiliki gaya bahasanya sendiri seiring terbiasa menulis. Gitu.

5.      Latar/Setting

Latar atau setting adalah penggambaran terjadinya peristiwa dalam cerita, seperti tempat, waktu, dan keadaan lingkungan.

Hal yang perlu diperhatikan; Usahakan saat membuat latar, tulislah seolah-olah pembaca benar-benar bisa merasa terlibat atau “masuk” ke dalam tempat tersebut.

6.      Sudut pandang

Sudut pandang ada tiga:

1.      Sudut penceritaan orang pertama. Aku, saya, Gue.

Pada hal ini, penulis menceritakan hal yang terjadi padanya. Tokoh utama adalah penulisnya sendiri.

2.      Sudut penceritaan orang kedua. Kamu.

Pada hal ini, penulis menceritakan orang kedua adalah pelakunya. Tokoh utama seolah-olah pembaca.

3.      Sudut pandang tokoh kata ganti orang ketiga. Nama seseorang.

Pada hal ini penulis seperti mengamati dari luar cerita, daripada di dalam cerita. Penulis seperti Tuhan, bisa melihat, mendengar, serba tahu. Ia masuk ke dalam pikiran tokoh dan mampu mengisahkan rahasia dalam diri tokoh.

Kalo mau nambahin, silakan tulis di kolom komentar. Thanks, ya, udah baca.


Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis

Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis


Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis.

Bagaimana meningkatkan kualitas menulis?

Dalam diri saya pernah bertanya-tanya, kenapa dia bisa nulis sebagus itu? Kok bisa? Sedangkan saya nulis satu cerpen aja kelarnya lama? Kenapa?!

*nangis di bawah keran*

Pernah kan timbul pertanyaan seperti itu di benak kita.

Setelah searching di Google, baca-baca tulisan, akhirnya saya mendapati point penting. Ternyata, jawabannya sedikit. Gak lebih dari selembar, gak lebih dari satu paragraph. Mudah dihafal tapi belum tentu mau dikerjakan.

Apa?

Banyakin latihan.

Udah gitu doang? Iya. Dengan banyak-banyak kita latihan, maka secara gak langsung kita terbiasa.

Hal-hal yang terbiasa atau kita lakukan berulang-ulang bisa menyebabkan kita menjadi ahli. Gitu.

Malcolm Gladwell dalam bukunya Outliers mengatakan:

“Bahwa penguasaan dalam suatu bidang tertentu merupakan kunci utama dari kesuksesan, dan penguasaan tersebut hanya bisa diperoleh oleh seseorang jika telah melakukan latihan minimal 10.000 jam.”

10.000jam itu kurang lebih dua tahun, ya. Lama juga, ya? Gak ada yang instan selain mie. Hehe. Ada sih yang instant, buang air besar? Ya, gitu. Yang instant kadang “bernilai rendah”. Udah, ah. Yuk, sama-sama nulis. Semangat!!

Thanks udah baca. Kalo mau nambahin, silakan tulis dikolom komentar.

*emot senyum penuh terimakasih*